Oleh: ayopeduli | 21 Maret 2009

Sayangi Adikmu…

kakak harus sayang sama adik.. begitu pesen orang tua kepada putra putrinya. Bahkan kata-kata itu selalu terlontar kala kakak adik berantem.Tapi konteks sayang adik tidak selalu dimengerti orang tua karena ekspresi sayang anak-anak kadang berbeda dengan persepsi orang tuanya. Sejauh yang kuamati dari dua putraku yang berusia kelas IV SD dan TK B, bisa jadi akulah orang tuanya yang harus banyak belajar memaknai kata sayang antar saudara. Kadang-kadang saat bermain mereka rebutan mainan, tanpa sadar dan reflek orang tua mempersepsikan mereka berantem padahal mereka sedang belajar berbagi, mempertahankan hak dan kewajiban serta berusaha mengatasi masalahnya sendiri. Problem justru muncul bila manusia dewasa terutama orang tuanya terlalu banyak ikut campur sehingga persoalan jadi ruwet. Sebenarnya kata sayangi adikmu untuk seorang kakak mesti diteladani oleh ortunya “sayangi anak-anakmu” pahami dunianya niscaya temukan dunianya …… okay …… kita semua hidup adalah belajar… dan belajar ….. tua bukan jaminan kaya ilmu, semoga kita semua menjadi orang yang amanah dan bijaksana pada anak-anak kita, Amiiin.


Responses

  1. Aku sering ingatin putera dan puteriku tentang isu pokok persaudaraan gini…🙂

    • trims koment-nya pak… salam kenal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: