Oleh: ayopeduli | 17 April 2009

Bendera Kertas Pengikat Hati

bendera kertas

bendera kertas

“Pak, ini karyaku hari ini..” kata anakku yang TK saat menyambutku pulang kantor, Januari lalu. “Bagus Dik, apa itu?” Pujiku antusias sambil memperhatikan dua benda kecil yang dipegangnya. Dua buah bendera kertas buatannya yang masing-masing di lem pada sebatang lidi. Lumayan rapi untuk karya anak usia 6 tahun, digambar dengan crayon pada lembaran buku tulis trus dipotong dan dilem. Bendera itu…
“Bendera pak… dua… bendera Indonesia dan Palestina. Mereka teman kita kan pak? Kita bisa bantu apa? Kasihan pak, orang Palestina pada mati, anak-anak kena bom Israel, sekolah hancur…”. dengan polosnya anakku yang baru sekolah TK berkomentar tentang tragedi di negeri seberang sana.
Subhanallah.. Teman? Kita bisa bantu apa? Kata-kata itu keluar dari mulut seorang anak kecil…. Karena kesibukan, kadang kita kurang peduli terhadap penderitaan orang lain. Jangankan uluran tangan, kadang hal yang ringan sekalipun –semisal membantu dengan doa— jarang kita lakukan. Anak-anak memang lebih peka melihat sesuatu daripada kita. Anakku telah berbuat sesuatu, walau cuma selembar bendera kertas!
Saat ini, mungkin orang sudah lupa derita saudara kita di Palestina. TV dan koran sudah tidak ada yang memberitakan. Penderitaan fisik dan mental pasca perang tidak kalah mengerikan. Semoga Allah meringankan penderitaan bangsa Palestina, serta memberi ketabahan dan kemenangan. Save Palestine!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: